Pencarian benda-benda diduga puing pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 belum juga membuahkan hasil. Dua benda yang terekam satelit beberapa hari lalu di kawasan terpencil Samudera Hindia, kemungkinan kini telah tenggelam ke dasar laut.


Foto satelit mengenai dua obyek diduga puing MAS MH370 tersebut diambil pada 16 Maret lalu.

"Sesuatu yang mengapung di lautan dalam waktu selama itu mungkin kini sudah tak lagi mengapung," kata Wakil Perdana Menteri Australia Warren Truss.

"Itu mungkin sudah tenggelam ke dasar," imbuhnya seperti dilansir kantor berita Reuters, Jumat (21/3/2014).

Namun ditambahkan Truss, pencarian di perairan ganas sekitar 2.300 barat daya Perth, Australia itu masih terus dilakukan. Pencarian terus dilakukan oleh pesawat-pesawat Australia, Selandia Baru dan Amerika Serikat. Bahkan pesawat-pesawat China dan Jepang akan bergabung dalam pencarian tersebut besok, Sabtu (22/3).

Pencarian pesawat MAS saat ini difokuskan pada area terpencil di kawasan selatan Samudera Hindia yang tergolong perairan berbahaya. Hamparan laut dalam di area tersebut sangat bergejolak hingga dijuluki 'Roaring Forties'.

Pada area terpencil seluas 23 ribu kilometer persegi tersebut tertangkap satelit dua obyek yang diduga puing MAS MH370. Satu dari dua benda tersebut ditaksir berukuran panjang 24 meter. Satu benda lainnya berukuran lebih kecil. Benda-benda tersebut tertangkap kamera satelit di wilayah perairan sekitar 2.300 barat daya Perth, Australia.

Menurut ABC News mengutip Australia's ABC Science, Jumat (21/3/2014), perairan di kawasan Samudera Hindia bagian selatan tersebut dikategorikan sangat berbahaya. Julukan 'Roaring Forties' diberikan karena gelombang laut yang sangat besar dan angin kencang yang menyelimuti wilayah antara Lintang 40 derajat dan 50 derajat tersebut.

Pergerakan angin di wilayah tersebut sama sekali tidak memiliki hambatan dengan tidak adanya daratan, sehingga mampu menciptakan gelombang laut hingga setinggi 6 meter, atau bahkan lebih. Detik.com