APAKAH anda termasuk
orang yang gemar minum kopi atau teh? Mungkin selama ini sudah banyak
info yang mengatakan bahwa terlalu banyak kafein akan membahayakan
kesehatan. Namun, sejauh manakah bahaya kesehatan yang ditimbulkan oleh
kafein?
Ketergantungan akan kafein memang
dialami oleh banyak orang. Jutaan manusia yang harus bangun pagi di
setiap harinya, rela menyempatkan diri untuk menyeduh atau membeli
segelas kopi atau teh untuk menemaninya selama perjalanan ke kantor.
Tercatat, 80 persen dari orang di seluruh dunia yang telah menjadikan
kopi atau teh sebagai bagian dari hidup mereka di tiap harinya.
Karenanya, tidak heran masih banyak saja
orang yang bergantung pada kafein, walaupun ketergantungan itu
berbahaya bagi kesehatan. Penemuan di Amerika Serikat bahkan menunjukkan
ketergantungan manusia akan kafein seakan sudah menjadi hal yang sulit
untuk dikurangi.
"Banyak orang dapat mengkonsumsi kafein
tanpa khawatir sedikit pun. Padahal hal tersebut dapat memberikan efek
negatif, seperti ketergantungan yang membuat orang tidak mampu untuk
meninggalkannya (kafein)," kata Prof. Laura Juliano, seperti dilansir
laman Mirror, Kamis (20/3).
"Kafein itu sama halnya dengan drugs,
seperti kokain dan nikotin, di mana efek ketergantungan ada dikarenakan
zat adiktif yang diberikan bergerak langsung menuju otak," kata Dr.
Chidi.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa kafein
yang terdapat dalam kopi atau teh akan cepat menstimulasi adrenalin
manusia, sehingga hal itu akan membuat manusia merasa lebih waspada. Hal
inilah yang menjadi alasan mengapa manusia membutuhkan kopi atau teh di
pagi hari.
Selain membuat ketergantungan,
mengonsumsi kafein juga berbahaya bagi jantung. Kafein berlebih disebut
dapat membuat tekanan darah menjadi lebih tinggi sehingga mengancam
kesehatan jantung.
"Faktanya, ketika anda didiagnosa
menderita tekanan darah tinggi, dipastikan tidak ada dokter yang
menyarankan anda untuk mengkonsumsi kopi atau teh. Ini disebabkan, bahwa
mengkonsumsi kopi atau teh berisiko memicu serangan jantung atau bahkan
stroke," pungkas Dr. Chidi.
Sebuah laporan dari Jurnal US
menyebutkan bahwa kafein menyebabkan 14 persen kasus kematian yang
disebabkan oleh penyakit jantung koroner, sedangkan 20 persen kasus
kematian disebabkan oleh stroke. Mengkonsumsi, kafein berlebih bagi
wanita hamil juga dapat menyebabkan keguguran.(fny/jpnn)
sumber > http://www.jpnn.com/index.php?mib=berita.detail&id=223396
Tidak ada komentar:
Posting Komentar